Kamu, ibarat matahari yang senantiasa memberikan warna dan sinar
bagi setiap kehidupan di dunia ini..
Dan aku, hanya ibarat setangkai bunga matahari, yang hidup di tengah
hamparan bunga2 yang lain..
Hanya bunga matahari dan tidak lebih..
Tidak begitu indah, harum, atau apapun itu yang bisa menggambarkan
kelebihanku..
Aku hanyalah sebuah jenis bunga, diantara jenis2 bunga yang memiliki
keindahan dan kelebihannya masing2..
Kau dan aku begitu jauh..
Bahkan terlalu jauh untuk bisa bersatu..
Tapi ntah mengapa, mungkin karena kebodohanku atau kelancanganku..
Aku mulai merasakan ada sebuah perasaan yang berbeda..
Perasaan yang pasti pernah dirasakan oleh hampir semua makhluk
didunia ini..
Perasaan yang bisa membuat kehidupan ini jadi lebih bersinar dan
berwarna..
Jatuh Cinta..
Yaa.. itu yang kurasakan..
Aku jatuh cinta padamu, matahariku..
Walaupun aku sadar, aku tak pantas dan terlalu tak tau diri untuk
bisa jatuh cinta padamu..
Dan layaknya pungguk yang merindukan bulan..
Tentunya, aku hanya bisa merasakan jatuh cinta diam2..
Hanya bisa memendam perasaan ini tanpa bisa mengungkapkannya..
Dan layaknya orang yang jatuh cinta diam2, aku harus bisa melanjutkan
kehidupan ini dalam keheningan, dan tentunya itu tanpa dirimu..
Kini dan seterusnya, aku hanya bisa memandangmu, menatapmu, dan
memperhatikan mu dari sini..
Dari kejauhan yang mungkin takkan pernah terjangkau olehmu..
Entah kau menyadarinya atau tidak, tapi yang penting bagi setangkai
bunga yang tak berarti seperti diriku, bisa memandangmu setiap hari itu sudah
merupakan suatu kebahagiaan tersendiri..
Karena ku sadar, tak hanya aku yang berani mengagumimu, bunga2 indah
lain pasti juga seperti itu..
Bahkan tak hanya bunga2, tapi makhluk lain pun mungkin mempunyai
perasaan yang sama denganku...
Karena kau memang begitu indah..
Dan kehadiranmu pastinya selalu dinanti oleh setiap makhluk didunia
ini..
Dan mungkin, aku hanyalah sebagian kecil dari makhluk yang tak ada
artinya, yang terlalu lancang untuk mengagumimu..
Aku..
Si bunga matahari, yang kan selalu mekar dengan indahnya ketika kau
terbit dan kan selalu mengikuti kemanapun kau bergerak..
Takkan pernah lelah..
Meskipun ku tau, tak akan pernah bisa ku menggapai dirimu..
Tapi disini, ku kan tetap setia menatapmu dari kejauhan sambil terus
hidup dengan naungan cahayamu..
Memperhatikanmu tanpa lelah meskipun cahayamu mungkin terlalu terik
untukku..
Dan ketika tiba saat kau berganti tugas dengan sang rembulan, aku
juga kan tetap setia menunggumu dalam pengharapan bahwa dihari esok kau kan
terbit kembali memberikan keindahan seperti biasanya lagi..
Pernahkah kau rasakan cinta seperti ini??
Cinta yang mungkin takkan pernah terbalaskan..
Dimana kau hanya bisa Mengagumi Tanpa dicintai..
Tapi inilah cintaku..
“Yang kan selalu mencintaimu, layaknya bunga matahari yang mendambakan sosok matahari.“
Tidak ada komentar:
Posting Komentar