Kamis, 29 November 2012

Izinkan Aku Mencintaimu Seperti Ini... (˘⌣˘)


Aku ingin mencintaimu apa adanya..
Sesederhana mungkin dan semampu yang aku bisa..
Aku takkan pernah katakan,
Sayangku! Tahukah kamu, gunung akan kudaki. Lautan akan kuseberangi. Jurang akan kulalui. Mentari akan kuraih, demi menunjukkan cintaku kepadamu”
Sedangkan pada kenyataanya, pada gerimis pun aku takut.. (ʃ⌣́,⌣́ƪ)

Aku juga takkan pernah janjikan untuk bawakan bulan dan bintang untukmu..
Karena sejujurnya, aku bukanlah lelaki super yang bisa membawakan bulan dan bintang itu untukmu..
Tapi harus kau tau, cukup 1 hal yang kan kujanjikan untukmu..
Bahwa aku berjanji akan terus bersamamu dibawah sinar indahnya.. (ˆ▿ˆʃƪ)


Mungkin, banyak orang mengatakan..
"Cinta sejati itu haruslah mau melakukan apa saja untuk orang yang dicintainya.."
Mungkin menurut mereka, cinta sejati itu haruslah seperti Pengorbanan Raja Mughal Shah Jahan pada istrinya Mumtaz Mahal dengan membangun Taj Mahal sebagai monumen pembuktian cintanya ..
atau..
Seperti kisah cinta di Cina, dimana Liu Guojiang sampai memahat 6000 anak tangga hanya untuk membuat Xu Chaoqin, sang istri merasa nyaman untuk naik dan turun gunung..


Tapi, aku takkan bisa seperti mereka..
Dan mungkin tak akan pernah bisa..
Karena inilah aku, inilah apa adanya aku..
Yang hanya bisa mencintai dan menjagamu semampu dan sebisaku.. (˘̩̩ε˘̩ƪ)
Aku memang mencintaimu sayang..
Tapi maaf, kalau aku tidak bisa melakukan seperti apa yang tlah mereka lakukan..


Kau mungkin juga pernah mendengar, banyak orang mengatakan..
"Bahwa cinta sejati itu adalah cinta yang sehidup semati.."
Mungkin dibayangan mereka..
Cinta sejati itu layaknya kisah klasik Romeo yang bunuh diri hanya karena mengira Julietnya mati..
atau..
Seperti Pyramus yang mati bunuh diri dengan pedang di tangannya, hanya karena menyangka kekasihnya Thisbe mati dibunuh oleh singa..


Sayang, aku takkan seperti mereka..
Karena Cinta sejati itu bukanlah untuk sehidup-semati seperti Romeo dan Juliet..
Tapi menurutku..
Cinta sejati itu adalah untuk hidup dengan selalu mencintai pasangannya dan menghabiskan waktu dalam hidup ini hanyalah bersamanya..  ƪƪ'▿') ('▿'ʃʃ


Maaf, jika aku membuatmu salah memahami makna cinta dariku..
Walau Aku tak akan menjanjikan kematianku jika kekasihku mati..
Namun, aku berjanji...
Untuk selalu mewujudkan semua mimpi2mu, meskipun kelak engkau tiada..
Layaknya pengorbanan Carl untuk mewujudkan mimpi2 Ellie di film UP..
Kau pun pasti akan berjanji seperti itu bukan?? (◦'⌣'◦ )


Sayang, seharusnya kau tau...
Bahwa cinta itu tidaklah harus diucapkan lewat kata…
Cinta itu tidaklah harus di ucapkan lewat bahasa…
Cinta itu juga tak butuh rayuan yang tak pasti…
Tapi, Cinta itu hanya butuh kesetiaan…
Cinta hanya butuh kepastian dan keikhlasan…
Yang muncul dari hati yang paling dalam dengan penuh ketulusan… (˘⌣˘)


Jadi Sayang…
Izinkanlah aku mencintaimu hanya seperti ini…
Apa adanya dan semampu yang aku bisa... (" ˆ⌣ˆ>ԅ(ˆ⌣ˆԅ)

Sabtu, 24 November 2012

Mengapa cinta harus seperti ini??



Mungkin memang benar kata orang..
Cinta itu bisa berjalan seiring waktu..
Dimulai saat kau mengenalnya dan menjalani sebagian harimu bersamanya..
Seperti lagu Ari Lasso yang berjudul Seandainya..
"Kini baru aku sadari..
Cinta bisa hadir tanpa disadari..
Dengan perlahan tapi pasti..
Merasuk di jiwa ini.."  

Hhhh...
Mungkin ini yang mulai kurasakan..
Aku mulai tak mengerti dengan semua ini..
Tampak ada sesuatu yang berbeda dihati ini..
Entah mengapa aku mulai merindukannya..
Aku merindukan senyumannya..
Aku merindukan tawa riangnya..
Dan aku mulai merasakan kesepian yang teramat sangat ketika dia tak ada didekatku..
Perasaan apakah yang ada dihati ini??  

Hhhh...
Aku tak tau..
Padahal, awalnya aku sama sekali tak punya rasa..
Dia sama sekali bukan wanita idamanku..
Tapi..
Saat ku mulai sering bersamanya..
Seiring dengan waktu yang berjalan..
Aku mulai merasakan ada yang berbeda..
Ternyata waktu tlah menjawab semuanya..
Bahwa pilihan hati tidak diciptakan oleh angan..
Tetapi diciptakan oleh kenyataan..
Situasi dan kondisi dapat mengubah segalanya..
Dan aku mulai menyadari itu..
Dia memang tak sempurna..
Tapi seiring dengan rasa yang tumbuh dihatiku..
Dia tampak lebih sempurna dimataku..

Seandainya dia tau..
Aku ingin sekali mengungkapkan perasaan ini..
Setidaknya, tak ada lagi perasaan yang kan mengganjal dihatiku..
Tapi aku tak bisa..
Karena dia sahabatku..
Aku tak ingin merusak persahabatan ini..
Aku tak ingin setelah dia tau perasaanku..
Dia malah berlari menjauh dariku..
Karena ku sadar, dia takkan pernah dan takkan mungkin menyukaiku..
Dan aku sadar..
Aku bukanlah siapa-siapa..
Dan tak lebih dari sekedar teman dekatnya..
Jadi biarlah ku simpan rapat-rapat perasaan dihati ini..

Jujur..
Aku masih ingin memandang senyumannya..
Melihatnya tertawa lepas saat dia bercanda dengan temannya..
Hhmmm...
Apakah dia tau..
Bahwa senyumannya itu tlah membuat kerinduan tersendiri dihatiku..

Tuhan..
Tunjukkanlah padaku..
Bahwa mengaguminya bukanlah hal yang salah..
Jaga hatiku Tuhan..
Jangan sampai hati ini terluka hanya karena cinta..
Aku memang menyayanginya..
Tapi itu tak berarti aku harus memilikinya..
Biarkanlah dia bahagia dengan orang yang dia cintai..
Karena aku percaya..
Jika memang cinta adalah anugrah-Mu..
Ketika ku memutuskan untuk berhenti mengejar apa yang bukan untukku..
Maka Kau pastikan mempertemukanku dengan sesuatu yang mungkin lebih baik untukku... (^_^)